MENGENAL SENI IKAT DAN SIMPUL
Mengikat dan menyimpul merupakan sebuah metode dasar yang berfungsu untuk mengaplikasikan sebuah tali yang bertujuan fungsional maupun kepentingan estetis. Mengikat adalah menyatukan dua buah tali atau lebih untuk membentuk suatu ikatan dengan simpul tertentu.
Berikut adalah macam-macam ikatan dan kegunaannya.
1. Ikatan pangkal gunanya yaitu untuk mengikat tali pada kayu atau tiang.Ikatan pangkal juga dapat digunakan untuk memulai suatu ikatan.
2. Ikatan tiang gunanya untuk mengikat sesuatu tetapi benda yang diikat dapat bergerak bebas. Contohnya tali pengikat leher binatang agar tidak tercekik.
3. Ikatan jangkar gunanya untuk mengikat jangkar yang berbentuk ring.
4. Ikatan tambat gunanya untuk menambatkan tali pada suatu tiang/kayu dengan erat namun mudah untuk dilepaskannya kembali.
5. Ikatan tarik gunanya untuk menambahkan tali pada leher binatang dan tali tersebut mudah dibuka kembali.
6. Ikatan turki yaitu ikatan yang digunakan untuk mengikat sapu lidi.
Mengikat dan menyimpul sebuah tali dapat dikembangkan menjadi sebuah kerajinan yang bernilai seni dan juga bernilai ekonomi. Karya seni yang merupakan perkembangan dari teknik ini dikenal dengan kerajinan makrame. Makrame adalah kerajinan mengikat tali dengan teknik simpulan. Dengan permainan simpul, dapat dibentuk suatu bidang yang akhirnya menjadi sebuah benda-benda pakai atau menjadi benda seni.
Bahan utama dalam membuat makrame adalah tali yang memiliki jenis diantaranya seperti berikut:
1. Tali dari bahan dasar serat tumbuh-tumbuhan seperti tali goni, tali katun, tali ijuk, tali linen (tali kur), tali rami, sampai tali sumbu kompor.
2. Tali dari bahan dasar bulu hewan seperti tali mool (sejenis tali yang terbuat dari serat wol), dan tali kuda.
3. Tali dari bahan dasar sintetis yaiu tali nilon, tali metalik, dan tali poliester.
Dalam membuat makrame ini, kamu akan dikenalkan dengan berbagai macam sipul, diantaranya:
1. Simpul Gordin. Simpul gordin merupakan simpul untuk membuat variasi ikatan, deretan simpul yang hampir menyerupai garis yang hampir menyerupai garis yang bergandengan terputus-putus. Simpul ini dapat dibuat dengan berbagai variasi diantaranya vertikal, diagonal, dan horizontal. Kegunaan simpul untuk membuat variasi ikatan gordin, tirai, atau partisi ruang.
2. Simpul Kepala. Simpul kepala merupakan simpul awal yang sering digunakan dalam membuat makrame. Simpul ini dibuat untuk mengawali rangkaian makrame yang direkatkan pada benda yang menjadi penopang seperti kayu, plastik, atau media penopang lainnya.
3. Simpul Tunggal. Proses awal pembuatan simpul tunggal diawali dengan simpul kepala. Variasi bentuk dapat diputar ke kiri atau ke kanan sesuai keinginan kita. Hasil simpulannya akan tampak seperti tangga dan variasi bentuk dapat diputar ke kiri atau ke kanan.
4. Simpul Ganda. Proses pembuatan simpul ganda mempunyai kesamaan dengan simpul tunggal. Pada simpul tunggal, langkahnya dimulai dari sebelah kiri saja atau dari sebelah kanan saja. Sedangkan pada simpul ganda, langkahnya dilakukan secara bergantian dari kanan dan kiri atau sebaliknya. Pembuatan simpul ganda biasanya diawali dengan simpul kepala seperi halnya pada proses pembuatan simpul tunggal.
Komentar
Posting Komentar